Visi LDK

Sebagai wadah positif bagi mahasiswa STAIN Salatigauntuk melahirkan kader-kader yang robbaniyah, ilmiyah dan professional.

Misi LDK

1.Menghimpun, membina, memberdayakan dan mengarahkan mahasiswa guna meningkatkan kualitas ruhiyah, fikriyah, jasadiyah dan perannya di kampus STAIN Salatigaserta masyarakat secara luas. 2.Menyebarkan nilai-nilai Islam dalam mewujudkan kampus yang Islami..

Karena LDK cinta Palestina

Untukmu, Palestina tercinta, Kami penuhi panggilanmu, Untukmu, Al-Aqsho yang mulia, Kami kan terus bersamamu

indahnya ukhuwah

bukankah hati kita telah lama bersatu, dalam tali kisah persahabatan ilahi..

indahnya berbagi

karena LDK peduli maka LDK berbagi

6/09/2013

Sekelumit FSLDK

DEFINISI FSLDK
kependekan dari Forum Silaturrahim (bukan silaturrahmi, sesuai hasil FSLDKN XIII) Lembaga Dakwah Kampus. Berbicara mengenai definisi FSLDK, kita akan mendapati dua persepsi berbeda. Persepsi pertama, kita memahami FSLDK sebagai jaringan. Sedangkan persepsi kedua, FSLDK adalah musyawarah nasional/daerah yang diadakan secara rutin. Sebenarnya, subjek dan objek kedua pengertian tadi sama, yaitu LDK. Akan tetapi perlu dipertegas lagi perbedaannya untuk mencegah ambiguitas.
Persepsi pertama, FSLDK adalah jaringan yang beranggotakan LDK-LDK (bukan orang per orang) se-Indonesia. Sifat keanggotaan FSLDK cukup terbuka, artinya setiap LDK berhak bergabung dengan FSLDK. Hal ini dikarenakan salah satu visi FSLDK adalah mengoptimalkan akselerasi da’wah kampus nasional. Jaringan FSLDK sudah tersebar luas di seluruh Nusantara. Mulai dari ujung Sumatra hingga Papua.
Hingga saat ini agenda FSLDK semakin beragam, seperti pendampingan LDK, training manajemen LDK, Simposium Internasional Palestina, penyikapan isu bencana, dan sebagainya. Jika dirangkum, program FSLDK secara garis besar ada dua yaitu ke-LDK-an dan penyikapan isu. Salah satu contoh program ke-LDK-an adalah pendampingan LDK. Kegiatan lain yang pernah dilakukan adalah penyikapan isu seperti RUU APP dan Palestina.
Persepsi kedua, FSLDK adalah musyawarah akbar. Di tingkat nasional, kita mengenal istilah Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus Nasional (FSLDKN). FSLDKN yang terakhir diselenggarakan di Universitas Lampung pada tahun 2007 Sedangkan di tingkat daerah, ada juga istilah Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus Daerah (FSLDKD).

FUNGSI FSLDK
Fungsi FSLDK pada awal berdirinya adalah sebagai sarana sharing atau diskusi seputar LDK masing-masing. Kemudian fungsinya berkembang seiring bertambahnya usia forum tersebut.
Sebagaimana yang disebutkan pada pembahasan sebelumnya, agenda pokok FSLDK meliputi dua hal yaitu ke-LDK-an dan penyikapan isu. Dari dua hal tersebut, fungsi FSLDK dapat diturunkan menjadi sebagai berikut:
  1. Sarana perwujudan akselerasi da’wah kampus nasional
  2. Sarana silaturahim, belajar, dan berbagi pengalaman antarpengurus LDK
  3. Wadah untuk mewujudkan peran aktif LDK dalam menyikapi permasalahan keummatan
SEJARAH SINGKAT
AWAL BERDIRI 
Kondisi obyektif kampus yang berbeda-beda memaksa masing-masing lembaga dakwah kampus selama ini berkembang dengan pola sendiri-sendiri, sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapinya. Di samping itu, banyaknya persoalan dakwah di dalam kampus menyebabkan LDK juga lebih mengarahkan perhatiannya ke dalam kampusnya masing-masing, dan kurang memberikan perhatian pada kebersaman gerak dakwah.
Keadaan ini berakibat melemahnya kekuatan gerak dakwah secara global. Oleh karena itu diperlukan adanya suatu jalinan koordinasi yang baik di antara lembaga dakwah kampus yang ada demi terciptanya kekuatan gerak dakwah yang terpadu, kokoh, laksana satu bangunan yang saling menguatkan.
Forum Silaturahhim Lembaga Dakwah Kampus Nasional (FSLDKN) merupakan salah satu bentuk koordinasi dakwah yang berfungsi sebagai sarana bagi terciptanya gerak dakwah yang teratur, terpadu, dan kompak tadi menuju ummatam wahidah. Cikal bakal lahirnya FSLDKN adalah acara yang bernama Saresehan LDK yang diadakan pada tanggal 14-15 Ramadhan 1406 atau 24-25 Mei 1986 oleh Jamaah Shalahuddin UGM, bertempat di UGM, Yogyakarta .
Forum yang pembukaannya diadakan di Gedung Pertemuan UGM dan pertemuan lanjutannya di Pesantren Budi Mulya itu, diikuti oleh 26 peserta utusan 13 LDK se-Jawa, yakni:
  • Jamaah Shalahuddin UGM
  • Jamaah Mujahidin IKIP Yogyakarta
  • LAI Undip Semarang
  • Unsoed Purwokerto
  • UNS Solo
  • Lpisat Usakti Jakarta
  • UI Jakarta
  • BKI Bogor
  • UIKA Bogor
  • Karisma Salman ITB Bandung
  • Unpad Bandung
  • UKKI Unair Surabaya
  • BDM Al-Hikmah IKIP Malang
Hasil dari pertemuan yang ternyata telah lama dinantikan oleh banyak peserta ini adalah perlunya meningkatkan ukhuwah Islamiyah antara lembaga dakwah kampus, setidak-tidaknya antar fungsionaris lembaga dakwah kampus.
Selain itu, disepakati untuk melanjutkan komunikasi dan koordinasi antar-LDK dengan pembagian wilayah koordinasi sebagai berikut:
  • Wilayah barat dikoordinir oleh Salman Institut Teknologi Bandung
  • Wilayah tengah dikoordinir oleh Jamaah Shalahuddin UGM Yogyakarta
  • Wilayah timur dikoordinir oleh UKKI Universitas Airlangga Surabaya
Juga dihasilkan kesepakatan untuk memahami kondisi dakwah di kampus.
Menyadari bahwa FSLDK dihadiri oleh LDK yang berbeda-beda proses terbentuk, kelembagaan, kondisi lingkungan, maka hubungan antar LDK didasarkan semata pada ikatan ukhuwah Islamiyyah yang bersemangatkan i’tisham bihablillah. Itulah yang selama ini terus berlangsung hingga kini.
PERKEMBANGAN FSLDK
Pasca diadakannya Saresehan LDK itu, segenap peserta menyepakati tentang perlunya membina jaringan dan ukhuwah antar-LDK. Sehingga muncullah agenda-agenda susulan sebagai follow up-nya.Agenda- agenda tersebut adalah:
JARINGAN KOMUNIKASI
Perlu ditekankan bahwa skema di atas bukanlah berupa struktur organisasi, melainkan alur koordinasi dan informasi.
  • Pusat Komunikasi Nasional (Puskomnas) adalah koordinator jaringan FSLDK pada tingkat nasional. Puskomnas dijabat oleh lembaga (LDK) bukan perorangan dan dipilih pada saat FSLDK Nasional. Masa jabatannya dua tahun sesuai dengan waktu penyelenggaraan FSLDK Nasional. Sedangkan koordinator Puskomnas dipilih oleh lembaga yang bersangkutan sesuai kondisi lembaga tersebut dan dapat diganti bila keadaan di internal LDK memaksa. Saat ini Universitas Airlangga  Surabaya diamanahkan sebagai Puskomnas, dengan Adistiar Prayoga sebagai koordinatornya.
  • Pusat Komunikasi Daerah (Puskomda) adalah koordinator jaringan FSLDK di tingkat daerah sekaligus pengeksekusi agenda-agenda nasional di daerahnya. Daerah kerja Puskomda bukan dibagi berdasarkan provinsi. Sehingga bisa jadi sebuah provinsi memiliki lebih dari satu Puskomda. Atau sebaliknya, satu Puskomda menangani lebih dari satu provinsi. Sama halnya dengan Puskomnas, Puskomda juga dijabat oleh lembaga, bukan perorangan. Sedangkan yang menentukan koordinator Puskomda adalah LDK yang bersangkutan.
  • LDK adalah unit terkecil dari jaringan LDK. Posisinya di jaringan FSLDK adalah sebagai objek sekaligus subjek.
Skema di atas merupakan alur koordinasi secara garis besar. Pada prakteknya di lapangan, alur tersebut tidak benar-benar direalisasikan karena beberapa hal. Misalnya, karena jumlah Puskomda cukup banyak (27 LDK) dan tersebar luas, Puskomnas tidak bisa menjangkau seluruhnya. Untuk itu diperlukanlah sebuah badan yang berfungsi sebagai perpanjangan tangan Puskomnas di daerah-daerah. Maka dibentuklah Badan Pekerja Puskomnas (BP-Nas). Tugasnya mengontrol kinerja Puskomda dan menyampaikan informasi dari Puskomnas ke Puskomda. BP merupakan bagian dari Puskomnas sehingga tidak dicantumkan pada skema di atas.
Dalam menjalankan tugasnya ataupun menyusun agendanya, Puskomnas ternyata tidak bisa berjalan sendiri. Maka dibentuklah badan-badan lain dengan nama BP Khusus.
Selain BP, dalam jaringan FSLDK dikenal juga istilah OC dan SC (Steering Committee) FSLDK Nasional. OC adalah pelaksana teknis sekaligus tuan rumah FSLDKN. Sedangkan SC adalah pendamping OC dalam menjalankan tugas dalam hal pengkonsepan acara, dana, humas, dan jejaring

Piala U-21 Di Israel Tuai Kecaman


Para pemain liga primer Inggris dan pemain-pemain liga sepakbola Eropa lainnya mengecam ditunjuknya Israel sebagai penyelenggara Piala Eropa U-21 tahun depan. 

Dengan sinis mereka menganggap penunjukan tersebut sebagai "hadiah" terhadap aksi biadab Israel atas Gaza baru-baru ini. Seperti pernah menjadi pemberitaan media-media internasional, dalam salah satu serangan Israel terhadap Gaza, satu stadion sepakbola dibom Israel dan menewaskan pemain sepakbola Palestina.

Di antara pemain sepakbola Liga Primer yang menyatakan kecamannya adalah Eden Hazard dari klub Chelsea, Abou Diaby (Arsenal) dan lima pemain Newcastle: Papiss Cissé, Cheick Tioté, Sylvain Marveaux, Yohan Cabaye dan  Demba Ba. Mereka juga mengecam Israel yang telah menahan tanpa proses pengadilan 2 pemain sepakbola Palestina. Beberapa veteran sepakbola Liga Primer juga turut menyatakan kecamannya, di antaranya adalah Didier Drogba dan Frédéric Kanouté yang keduanya kini bermain di liga China. Beberapa klub Liga Primer yang pemainnya turut memberikan kecaman adalah QPR, Stoke, Blackburn dan Ipswich. Selain itu para pemain dari Perancis, Spanyol, Portugal dan Turki juga turut menyatakan kecamannya.

Dalam pernyataan bersama yang berisi kecaman atas penunjukan Israel, para pemain menyatakan hal itu sebagai "karat lain di dunia yang telah sadar" sekaligus menyatakan solidaritasnya kepada rakyat Gaza yang hidup dalam kepungan yang tidak memungkinkan mereka mendapatkan hak-hak dasar dan kebebasan. Pernyataan bersama itu juga menyinggung aksi pemboman Israel terhadap satu stadion sepakbola di Gaza yang oleh Israel dituduh sebagai tempat penembakan roket pejuang Gaza.


"Tidaklah bisa diterima bahwa anak-anak yang tengah bermain sepakbola dibunuhi. Israel ditunjuk sebagai tuan rumah piala Eropa U-21. Dalam hal ini kami melihatnya sebagai "hadiah" atas aksi-aksi yang bertentangan dengan nilai-nilai sportifitas."
Drawing kejuaraan Piala Eropa U-21 diselenggarakan di Tel Aviv, Rabu (5/12). 

Namun pemilihan Israel sebagai tuan rumah telah mendapat kritikan keras dari para aktifis pro-Palestina yang menuduh Israel telah menghambat persepakbolaan Palestina.

Presiden UEFA asal Perancis, Michael Platini, menolak tekanan publik untuk memindahkan turnamen dari Israel dengan beralasan olahraga tidak boleh dicampuradukkan dengan politik. Namun rekan Platini sesama mantan pesepakbola terkenal Perancis, Eric Cantona telah memberikan surat protes kepada UEFA beberapa waktu lalu atas penahanan pemain sepakbola Palestina oleh Israel.
"Rasisme, pelanggaran HAM dan pelanggaran hukum internasional terjadi setiap hari di sana. Kini saatnya mengakhiri kekebalan hukuman yang dimiliki Israel dan meneguhkan kesamaan standar hukum dan penghormatan atas hukum internasional yang kita tuntut pada semua negara," tulis Cantona dalam suratnya.

Sementara itu asosiasi sepakbola Palestina telah berulangkali melakukan protes atas hambatan-hambatan yang mereka alami dari Israel. Ketuanya, Jibril Rajoub, telah menulis surat kepada Platini beberapa waktu lalu bahwa Israel telah melanggar aturan FIFA atas tindakan mereka pada para pesepakbola Palestina.

REF:
"Footballers condemn plans to hold U21 European championship in Israel"; Chris McGreal; guardian.co.uk; 30 November 2012

Membangkitkan Pengajian ala Pesantren di Kampus


Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Darul Amal STAIN Salatiga mengadakan acara kajian bertajuk KISMIS (Kajian Intensif Mahasiswa) dengan metode ala pesantren, Kamis (18/4) di gedung PKM 2 kampus I STAIN Salatiga. Kajian rutin edisi perdana ini mengusung tema niat yang diambil dari kitab hadis Arba’in, karangan Imam An-Nawawi Banten. Acara yang diikuti oleh puluhan mahasiswa ini diisi oleh Agus Eko, staf Bidang Syi’ar LDK.
“Tradisi pengajian kitab kuning merupakan suatu hal yang identik dengan pengajian di pesantren. Dan rencananya, kami akan mengusung suasana tersebut di kampus STAIN Salatiga, dan tentunya masih memegang konsep diskusi ala mahasiswa.” kata Abdul Chamim, ketua Bidang Syi’ar LDK.
Seusai kajian, acara dilanjutkan dengan pelantikan pengurus magang oleh Ahmad Fikri Sabiq, ketua LDK. Dia menuturkan bahwa pengurus magang merupakan kader baru yang dimasukkan ke dalam jajaran pengurus untuk bisa belajar mengelola organisasi.

Setelah prosesi pelantikan, acara dilanjut dengan mengkhatamkan Al-Qur’an yang dipimpin oleh sekjen LDK, Mucharror.

TEKAD I 2013


Sidomukti – Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Darul Amal STAIN Salatiga mengadakan acara training keorganisasian bertajuk Training Kader (TEKAD) I pada Sabtu – Minggu (6-7/4). Acara yang diadakan  di auditorium kampus 2 STAIN Salatiga ini diikuti oleh puluhan kader yang sudah tergabung dalam lembaga ini.
Acara dimulai Sabtu siang dengan diawali pembukaan dan dilanjut dengan materi berjudul kekuatan ruhiyah sebagai jalan sukses dakwah oleh Sudirjo. Acara dilanjut dengan materi kepanitiaan efektif dalam

Aksi Solidaritas untuk Palestina



Aksi  Solidaritas untuk Palestina
SERANGAN brutal yang dilakukan oleh Israel terhadap Palestina dan menyebabkan ratusan korban luka dan bahkan meninggal dunia menjadikan berbagai pihak dan berbagai negara di dunia ini mengecam Israel dan sekutunya. Dari membenci, menghina, membakar lambing negara dan memboikot produk-produk Israel maupun sekutunya.
Di lain sisi, banyak orang yang simpati dan berusaha untuk menolong pihak Palestina yang negara dan warganya menjadi korban. Dari dukungan moral maupun material banyak diberikan oleh umat manusia di berbagai belahan dunia ini.
Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Darul Amal STAIN Salatiga mengadakan acara penggalangan dana untuk rakyat Palestina. Acara ini diadakan di dua lokasi, di luar kampus dan di dalam kampus. Jum’at (23/11),

 

terimakasih atas kunjungannya

we love palestina

Lambang LDK

hubungi kami di:

Jl. Tentara Pelajar No. 2 gedung A, Lt. I kampus I STAIN Salatiga 50721
Phone: 085744479682
E-mail: ldkdarulamal.stainsltg@gmail.com
FB: LDK Darul Amal STAIN Salatiga "